December 13, 2011

Peringatan Harnus 2011: Menhan Buka Pameran Nusantara Expo 2011 di Dumai

Dumai, 12 Desember 2011 - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro selaku Ketua Umum Panitia Nasional Hari Nusantara Tahun 2011, Senin (12/12) secara resmi membuka Pameran Nasional Nusantara Expo 2011 di Gedung Utama Agribisnis, Kota Dumai, Provinsi Riau.

Pembukaan ditandai dengan pernyataan pembukaan dan pemukulan gong oleh Menhan didampingi Wali Kota Dumai Khairul Anwar dan Dirjen Kuathan Kemhan Laksda TNI Bambang Suwarto selaku Ketua Harian Panitia Nasional Hari Nusantara Tahun 2011.

Pameran Nasional Nusantara Expo 2011 yang merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan Peringatan Hari Nusantara Tahun 2011 ini akan berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 12 sampai dengan 14 Desember 2011. Pameran ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan melalui Direktorat Teknik Industri Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan.





Pameran  ini menampilkan berbagai produk industri pertahanan, kemaritiman dan produk unggulan Usaha Kecil Menengah (UKM). Pameran diikuti oleh perusahaan industri pertahanan dalam negeri,  Kementerian Pertahanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Dinas Perikanan dan Kelautan dari beberapa provinsi dan UKM.

Turut serta beberapa perusahaan industri pertahanan dalam negeri atau Badan Usaha Milik Negara Industri Pertahanan (BUMNIP) antara lain PT. Pindad, PT. Dirgantara Indonesia, PT. PAL, PT Dahana, PT. Krakatau Steel, PT. Inti, PT. Len dan PT. Famatex. BUMNIP menampilkan sejumlah produk pertahanan dalam engeri baik Alutsista maupun Non Alutsista.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan acara Puncak Peringatan Hari Nusantara Tahun 2011 di Dumai. Selain itu, sekaligus untuk mempromosikan dan memperkenalkan berbagai produk – produk industri pertahanan dalam negeri, industri maritim dan produk – produk UKM kepada masyarakat Dumai pada khususnya dan Riau pada umumnya.
Menteri Pertahanan dalam sambutannya mengatakan, pameran ini diselenggarakan dengan maksud untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan dalam NKRI dan mendorong semangat seluruh komponen bangsa dalam ketahanan nasional khususnya ketahanan nasional di perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar.

Meskipun pameran ini dinamakan pameran industsri pertahanan, namun pameran ini juga menyertakan industri maritim dan UKM. Beberapa UKM yang dibina oleh Pemprov Riau dan Pemkot Dumai juga menunjukan kemampuan  di bidang usahanya masing – masing yang diharapkan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.

Sedangkan produk industri pertahanan dalam negeri yang ditampilkan meliputi Alutsista dan Non Alutsista. Produk Alutsista antara lain produk kendaraan tempur,  kapal laut, pesawat ternang, senjata dan amunisi.

Menhan mengatakan,  produk – produk Alutsista tersebut adalah produk – produk unggulan karya anak bangsa yang diharapkan dapat berkorntibusi bagi pertahanan negara. “Kemampuan kita untuk membangun industri pertahanan sudah cukup baik, dan beberapa bahkan sudah dipasarkan ke negara tetangga termasuk ke Malaysia”, tambahnya.

Disamping Alutista, pada pameran ini ditampilkan juga beberapa produk Non Alutista baik dari perusahaan BUMN maupun swasta nasional yang digunakan untuk mendukung tugas operasi dari TNI dan Polri.

Mengakhiri sambutannya Menhan berharap, pameran ini akan menjadi acara promosi dan diharapkan masyarakat dari berbagai kalangan baik institusi pemerintah, swasta dan lembaga riset akan leih mengenal dan mencintai produk – produk dalam negeri.

Sumber: DMC

0 Comment:

Post a Comment