March 20, 2012

Mahfudz Shiddiq Dukung Laporan Dugaan Mark-up Pembelian Sukhoi ke KPK

(MDN), LANGKAH Koalisi Masyarakat Sipil yang melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan mark up dalam pembelian enam pesawat Sukhoi Su-30MK2 mendapat dukungan Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Shiddiq. Menurutnya, Kementerian Pertahanan perlu memberikan klarifikasi terkait pembelian pesawat tempur buatan rusia itu. "Laporan masyarakat itu tidak ada masalah. KPK bisa melakukan klarifikasi dan verifikasi, serta melihat apakah ada indikasi mark up itu,”kata Mahfudz di sela acara Jakarta International Defense Dialogue (JIDD) 2012 di Jakarta, Rabu (21/3).
 
Menurutnya, Kemhan harus memberikan klarifikasi kepada publik untuk menunjukkan transparansi penggunaan anggaran. Terlebih, kemhan dan KPK telah menjalin kerja sama melalui penandatangan nota kesepahaman terkait transparansi penggunaan anggaran. “Kalau memang Kemhan tidak menggunakan makelar yang membuat bengkak anggaran, maka penting untuk segera diverifikasi kebenarannya,”jelasnya.

Dia menambahkan, meski pengadaan Sukhoi Su-30MK2 ini telah melalui penandatanganan kontrak, Kemhan masih bisa merevisinya karena pembelian tersebut tidak dilakukan secara sekaligus. “Pesawat yang datang itu kontrak lama, dan kita bisa revisi kontrak baru,”ujar Mahfudz.

Koalisi Masyarakat Sipil melaporkan pembelian enam unit Sukhoi Su-30MK2 pada KPK kemarin, Selasa (20/3) karena diduga terjadi mark-up dalam prosenya. Mereka menduga pembengkakan anggaran untuk pembelian Sukhoi itu diakibatkan pembelian dilakukan melalui pihak ketiga.

Sumber: jurnas

0 Comment:

Post a Comment