May 3, 2012

Pangarmatim Sambut Kedatangan KRI SIM-367 dari Lebanon

(MDN), Surabaya - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H, M.Hum menyambut kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 yang telah selesai melaksanakan tugas menjaga perdamaian dunia dalam Satgas  Maritim TNI Konga  XXVIII.C UNIFIL (United Nation Interm Force In Lebanon) 2011 di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya, Kamis (3/5).

Penyambutan KRI SIM-367 tersebut dihadiri Kepala Staf Koarmatim Laksamana Pertama TNI Djoko Teguh Wahojo, Komandan Guspurlatim Laksamana Pertama TNI Arie Soedewo, Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Atok Urachman, para Kasatker Koarmatim, ibu-ibu Pengurus Daerah Jalasenastri Armatim dan para keluarga ABK KRI SIM-367

KRI Sultan Iskandar Muda-367 dari jenis Sigma Klas Korvet Belanda yang masuk jajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Satkor Koarmatim) ini adalah yang ke tiga kali ikut andil mengemban misi perdamaian dunia dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) Konga XXVIII.C Unifil. Sebelumnya, tugas kemanusiaan ini dilakukan oleh KRI Frans Kaisiepo-368.

Kapal ini melaksanakan tugas selama 8 bulan, dengan rincian 2 bulan pelayaran berangkat dan pulang serta 6 bulan berada di tempat lokasi. Berangkat pada tanggal 20 September 2011, dengan rute yang dilewati selama pelayaran menuju Lebanon PP,  yaitu Surabaya-Jakarta-Belawan-Colombo-Salalah-Port Said-Beirut. KRI Sultan Iskandar Muda-367 dalam tugasnya membawa 1 buah helikopter BO-105 dengan jumlah personel total 100 orang, dengan rincian ABK 88 orang, pilot dan Crew Heli 7 orang, dokter dan paramedis 2 orang, Kopaska 1 orang, penyelam 2 orang.

Adapun yang menggantikan KRI SIM-367 berikutnya adalah KRI Sultan Hasanuddin (HSN)-366, dan ini merupakan yang ke empat kali ikut andil mengemban misi perdamaian dunia dalam Satgas MTF Konga XXVIII-D Unifil. Dikirimnya kembali kapal perang TNI AL untuk bergabung dengan Satgas MTF kali ini tidak lain,  merupakan bentuk pengakuan dunia kepada TNI. Bahwa TNI, telah dianggap mampu untuk melaksanakan tugas-tugas PBB khususnya dalam aspek maritim.
Sumber: Koarmatim

0 Comment:

Post a Comment