December 17, 2012

44 Leopard bermaskas di Kodam V Brawijaya Surabaya



(MDN), Jakarta - Guna melaksanakan fungsi pengawasan dan mengisi kegiatan reses yang dimulai pekan ini, Komisi I DPR menyusun sejumlah agenda kegiatan kunjungan kerja ke sejumlah daerah.


Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengungkapkan, selama tiga hari sejak Ahad (16/12/12), sejumlah anggota Komisi I melakukan kunjungan kerja ke Lampung. Tujuannya antara lain ke Korem Garuda Hitam dan markas Brigade Marinir di Pelabuhan Panjang. Selain itu, berdialog dengan jajaran Kementerian Komunikasi dan Informasi.

"Kita perlu tahu fungsi dan peran TNI di sana dari segi kesiapan personil, logistik, hingga persenjataan. Ini untuk memastikan fungsi keamanan negara dan dukungan mereka terhadap fungsi Polri," kata Mahfudz Siddiq kepada Jurnalparlemen.com.

Agenda lainnya, Komisi I DPR berencana mengunjungi Nusa Tenggara Barat. Berbeda dengan kunjungan ke Lampung, di wilayah Indonesia bagian timur itu Komisi I akan fokus membahas konflik sosial dan konflik antarkelompok yang berpotensi mengganggu keamanan nasional. 
"Kunjungan ke NTB kita buat simpel karena bersamaan dengan Presiden SBY ada di sana pada tanggal 17-19 Desember. Kita lakukan dialog dengan pemangku kepentingan, mulai dari Pemda, TNI, kepolisian, hingga intelijen. Kita bicarakan seringnya frekuensi konflik di daerah, apa yang harus dilakukan agar situasi tidak jadi ancaman yang lebih besar," terangnya.
Menurut Mahfudz, kunjungan ini berkelindan dengan kegiatan sejenis di masa reses sebelumnya. Ketika itu sejumlah anggota Komisi I melakukan Kunker Spesifik ke Surabaya, Jawa Timur. Mereka melihat kesiapan Kodam V Brawijaya untuk menjadi markas penempatan tank Leopard yang dibeli TNI dari Jerman.
"Di sana kita juga membahas persoalan tanah, perumahan, dan bisnis TNI di lingkungan Kodam Brawijaya. Kita juga melihat kesiapan Divisi II Kostrad yang akan mengurus 44 unit Leopard pembelian tahun 2013," ungkapnya.
Sumber: Jurnal Parlemen

0 Comment:

Post a Comment