March 13, 2012

Pangkostrad Berharap Modernisasi Alutsista Kostrad Terus Berjalan

(MDN), PANGLIMA Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Muhamad Munir yang baru saja dilantik berharap alat utama sistem senjata (alutsista) Kostrad dapat diperbaharui agar semakin modern. Dia juga bersyukur pemerintah memberi dukungan besar untuk memodernisasi alutsista ini.

KSAD Lantik M Munir Sebagai Pangkostrad

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang baru Mayjen TNI M Munir (kiri) melakukan salam komando dengan pejabat lama Letjen TNI A.Y. Nasution (kanan) usai serah terima jabatan (sertijab) di Makostrad, Gambir, Jakarta, Selasa (13/3). Mayjen TNI M Munir sebelumnya menjabat Pangdam III/Siliwangi dan Letjen TNI A.Y. Nasution selanjutnya menjadi Perwira Tinggi di Mabes TNI. (Foto: ANTARA/Teguh/pd/12)

(MDN), Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo melantik Mayjen TNI Muhamad Munir sebagai Panglima Komando Strategis dan Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen Azmin Yusri Nasution di Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta, Selasa.

Indonesia Ikut Lomba Senjata di Asia Tenggara

Indonesia Berencana Membeli 8 Heli Tempur Apache
(MDN), Amsterdam - Indonesia berminat membeli kendaraan lapis baja Belanda. Keinginan itu bukan hanya sekedar monopoli Indonesia. Diam-diam semua negara Asia tenggara berlomba-lomba memodernisir peralatan militernya.

Dahana Masih Andalkan Bahan Baku Impor

Blast  Effect Bom Buatan PT. Dahana
(MDN), Subang - PT Dahana (Persero) masih mengandalkan pasokan bahan baku amonium nitrat yang diimpor dari sejumlah negara.

Saat ini, baru satu pabrik saja yaitu PT Multi Nitrotama Kimia yang efektif memroduksi amonium nitrat (AN) di kawasan Cikampek Jawa Barat. Akan tetapi, itu pun baru mampu menghasilkan 30 ton AN per tahun.

Tidak Ada Koordinasi Mengenai Hibah F-5 Korsel

(MDN), Kabar mengenai TNI AU akan menerima hibah pesawat tempur F-5 E/F Tiger II dari Korea Selatan ditanggapi dingin oleh TB. Hasanuddin. Anggota Komisi I DPR RI itu menyayangkan tidak adanya koordinasi antara KSAU, Kementerian Pertahanan dan DPR.