July 6, 2012

TBH: 'Hentikan Pembelian Rongsokan Alutsista dengan Uang Rakyat'

(MDN), Senayan - Hibah empat unit pesawat Hercules C 130 yang diterima Presiden SBY dalam kunjungannya di Australia hingga kini belum mendapat persetujuan DPR RI. Padahal sesuai dengan ketentuan Pasal 23 ayat 1 UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, hibah semacam itu mesti disetujui DPR.

DPR Setujui Pembelian Leopard dari Jerman

Sekarang KSAD berangkat ke jerman, memastikan bahwa MBT Leopard bisa ikut parade 5 oktober nanti.

(MDN), Sebagian besar anggota Komisi I DPR setuju pemerintah membeli 100 buah tank berat*(main battle tank) Leopard dari Jerman seharga 280 juta dollar AS. Dalam rapat tertutup antara Komisi I dan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Rabu (4/7), sebagian besar anggota setuju maka rapat memutuskan untuk menyetujui rencana pemerintah.

Kadispen AU: Kami Sangat Butuh Tambahan Hercules

Penandatanganan MoU Hibah Empat Hercules
(MDN), Kondisi alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI yang memprihatinkan karena banyak yang sudah termakan usia, khususnya TNI AU, memaksa pemerintah untuk melakukan berbagai pengadaan Alutsista dalam jangka pendek secara serentak.

DPR Cairkan Anggaran Pengganti Fokker Setelah Menerima Detail Pesawat

CN-295 Pertama TNI AU Jalani Test Flight
(MDN), Anggaran pengadaan pesawat pengganti Fokker, CN 295, sampai saat ini masih diberi tanda bintang oleh Komisi I Dewan Perwakilan rakyat. Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan tanda bintang tersebut belum dicabut karena pihaknya belum menerima detail pembelian pesawat. "Kami belum menerima merek, asal, dan spesifikasi pesawat," katanya saat dihubungi, Kamis, 5 Juli 2012.

Birokrasi 'Ribet', Hancurkan Citra Indonesia di Mata Produsen Alutsista

(MDN), Perseteruan mengenai pengadaan alat utama sistem senjata (Alutsista) antara Pemerintah/TNI dan DPR harus segera diakhiri. Sebab, masalah pengadaan yang selalu berkepanjangan ini akan berdampak pada citra dan pertahanan Indonesia di masa mendatang.

Wamenhan Menguji Coba Recon Vehicle 4x4 Produksi PT. Pindad

(MDN), Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (5/7) melakukan uji coba kendaraan tempur Recon Vehicle 4x4 produksi PT. Pindad (Persero) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam uji coba ini, Wamenhan mencoba secara langsung  mengemudikan kendaraan tersebut satu putaran di halaman depan kantor Kemhan. Hadir dalam uji coba ini Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Adik A. Soedarsono. Selain Recon Vihicle 4x4, PT. Pindad juga menampilkan kendaraan tipe Armoured Personnel Carrier (APC) yaitu Jungle Warfare BRIMOB 4 x 4. 

Sumber: DMC