April 11, 2013

Pergantian Panglima TNI & KSAD

(MDN), Panglima TNI akan diganti sekitar bulan Agustus 2013 mendatang.  Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Presiden, Julian Pasha di Jakarta 8 April 2013. Presiden SBY memastikan akan mengganti Kepala Kepolisian Jenderal Timur Pradopo sebelum habis waktu jabatannya pada Januari 2014 mendatang. Ia memberi isyarat penggantian Kapolri berlangsung berdekatan atau bersamaan dengan penggantian Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono.

“Panglima TNI dan Kapolri yang jelas akan diganti sekitar bulan Agustus atau September”.
Presiden SBY mengaku puas dengan kinerja  Panglima TNI  Laksamana Agus Suhartono dan dirasa tidak memiliki permasalahan berarti dalam kinerjanya.  Panglima TNI akan diganti karena memasuki masa pensiun sesuai undang-undang.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai, pergantian Panglima TNI dan Kapolri merupakan kewenangan presiden. Namun pergantian kedua pejabat harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DPR. “Itu terserah presiden, saya meyakini Presiden mempunyai pertimbangan matang.  Siapapun yang dipilih presiden harus sepengetahuan dan saaran dari DPR,” ujar Priyo di Jakarta, Selasa (9/4/2013).
Menurut Priyo, keputusan Presiden SBY yang akan melakukan pergantian Panglima TNI dan Kapolri dinilai sangat tepat karena jika pergantian itu dilakukan menjelang pemilu, maka akan sangat berisiko.
Siapa Penggantinya ?
Wakil KSAD Letjen Moeldoko

Selain Panglima TNI, KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo juga akan pensiun. Pergantian Panglima TNI dan KSAD adalah sebuah keniscayaan, jika demikian siapa pengganti mereka ?  Menurut hasil terawangan pengganti KSAD yang paling potensial adalah Wakil KSAD Letnan Jenderal TNI Moeldoko.

“Pak Moeldoko adalah orang terbaik di kelasnya, lulus terbaik Akabri banyak  pengalaman dan penugasan. Karier  Letjen TNI Moeldoko sudah mumpuni tidak ada sesuatupun yang perlu diragukan, karena Letjen TNI Moeldoko pernah menggantikan Saya menjadi Panglima Kodam III/Siliwangi, tinggal melanjutkan”, ujar KSAD saat serah Terima Jabatan  Wakil KSAD dari Letnan Jenderal TNI Budiman  kepada Letnan Jenderal TNI Moeldoko di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta.

Letjen Moeldoko diperkirakan akan mampir sebentar menjadi KSAD lalu kemudian diproyeksikan menjadi Panglima TNI menggantikan Laksamana Laksamana Agus Suhartono. Karir Letjen Moeldoko untuk mencapai pucuk pimpinan, kemungkinan seperti karir Panglima TNI Joko Santoso, yang sebentar mampir menjadi KSAD lalu diangkat menjadi Panglima TNI.
Letjen Moeldoko yang merupakan orang Jombang Jawa Timur, memiliki karir militer yang tampaknya memang diarahkan sebagai “suksesor” Panglima TNI, seperti kisah Jenderal Joko Santoso beberapa waktu silam.

Wakil KSAD Letjen Moeldoko sempat menjabat sebagai:  Pangdam XII Tanjung Pura, Panglima Divisi I Kostrad, Pangdam Siliwangi dan  Wakil Gubernur Lemhanas.

Apabila tidak muncul Keppres bagi perpanjangan dinas KSAD Jenderal Pramono Edhi Wibowo, berarti Pramono akan pensiun bulan Mei 2013. Dengan demikian  karir Letjen Moeldoko akan dipercepat untuk melaju menjadi KSAD, kemudian terus berlanjut sampai Panglima TNI, karena periode ini Panglima TNI jatah Angkatan Darat.  Posisi KSAD yang ditinggalkan Moeldoko kemungkinan akan diberikan kepada Pangkostrad Letjen Munir, sebagai pendamping Moeldoko dalam membina dan memajukan TNI.

Tentu hal di atas baru perkiraan saja berdasarkan karir yang dijalani Letjen Moeldoko yang juga lulusan terbaik Akmil 1981 penerima Adhi Makayasa – Tri Sakti Wiratama. Selain Letjen Moeldoko masih ada beberapa Letnan Jenderal yang berpotensi yakni: Pangkostrad Letjen M Munir,  Sekjen Kemenhan Letjen Budiman, Inspektur Jenderal TNI Letjen Geerhan Lantara, Kodiklat TNI Letjen Gatot Nurmantyo dan Sekjen Wantanas Letjen Waris.
 
Sumber: JKGR

0 Comment:

Post a Comment